Ahir-ahir ini telah buming tentang bermain game, banyak sekali jenis-jenis game terbaru yang sangat populer saat ini, tentu kita sebagai orang tua atau sebagai pemain game atau gamers, tentu sudah tau tentang game yang terbaik untuk kita mainkan atau game yang baik dan aman untuk anak-anak kita mainkan.
Berikut ini saya akan menuliskan tentang manfaat bermain game dan bahayanya. Ada berbagai sepesifikasi tentang bahaya dan manfaat bermain game dari berbagai sumber yang telah saya dapatkan dan saya saring poin-poin terpenting untuk saya bagikan kepada anda,
Bermain game memang mengasikan dan bisa membuat hati kita menjadi senang. tapi ada sisi biruknya juga yang sering membuat kita lupa waktu dan lupa segalanya segalanya.
Manfaat bermain game
1. Meningkatkan koordinasi mata dan tangan
Telah dibuktikan melalui berbagai penelitian bahwa bermain video game memang membantu untuk meningkatkan keterampilan koordinasi mata dengan tangan. Dampaknya, anak-anak akan lebih bagus dan presisi dalam melakukan gerakan olahraga dan aktivitas fisik sehari-hari.
2. Meningkatkan keterampilan strategi
Video game mengajarkan anak untuk berpikir cerdas untuk menaklukkan lawan. Mereka akan dituntut untuk berpikir kreatif dalam perencanaan maupun strategi untuk mendapatkan hasil akhir yang diinginkan. Dan ini membuat otak anak jauh lebih tajam serta pintar menyusun strategi yang berguna untuk menyesaikan masalah dalam kehidupan nyata.
3. Mengajarkan kerja sama tim
Ada banyak game yang melibatkan banyak pemain (multi-player) yang mengharuskan para pemain bekerja sama dalam sebuah tim untuk mengalahkan tim lain. Jika ingin sukses dan menang, anak-anak dituntut untuk memahami konsep kerja sama tim. Dengan demikian, mereka nantinya akan belajar untuk bekerja sama secara terkoordinasi untuk melaksanakan sejumlah misi tertentu dan mencapai tujuan akhir.
4. Memperbaiki mood
Apalagi, saat ini ada banyak sekali turnamen game tingkat dunia yang mengharuskan mereka untuk berinteraksi dengan pemain lain. Oleh karena itu, jangan pernah membatasi anak Anda untuk menekuni hobinya serta membentuk komunitas gamer yang bemanfaat untuk memperluas pergaulannya.
nah inilah manfaat bermain game, dan selanjutnya saya akan membahas tentang bahayanya ber main game
Bahayanya bermain game
Banyak survey telah membuktikan bahwa anak-anak lebih tertarik belajar melalui game ketimbang aktivitas belajar pada umumnya.
Hanya, menurut penelitian yang pernah dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics—yang antara lain dilakukan di Seattle Children’s Research Institute (2011), Iowa State University (2010), dan Stanford University School of Medicine (2009), kebanyakan main game bisa mengganggu proses tumbuh kembang anak, antara lain berupa:
- Masalah sosialisasi. Berhubung lebih banyak menghabiskan waktu untuk bermain dengan mesin (bukan manusia), si praremaja bisa merasa canggung dan kurang nyaman kala datang kesempatan untuk bergaul dengan temannya.
- Masalah komunikasi. Kegiatan berkomunikasi bukan sebatas berbicara dan mendengarkan kalimat yang terucap, tetapi juga membaca ekspresi lawan bicara. Anak yang kurang sering bersosialisasi biasanya kesulitan melakukan hal ini.
- Mengikis empati. Seringkali anak menyukai jenis game yang melibatkan kekerasan, seperti perang-perangan, martial art, dan sebagainya. Efek samping dari memainkan jenis game ini adalah terpicunya agresivitas anak dan terkikisnya empati si kecil terhadap orang lain.
- Gangguan motorik. Tubuh yang kurang aktif bergerak akan mengurangi kesempatan anak untuk melatih kemampuan motoriknya. Risikonya, anak bisa terserang obesitas dan pertumbuhan tinggi badannya tidak maksimal.
- Gangguan kesehatan. Menatap layar video games secara konstan dalam waktu lama bisa mencetus serangan sakit kepala, nyeri leher, gangguan tidur, dan gangguan penglihatan.
Nah itulah beberapa poin manfaat dan bahayanya bermain game, dan tentunya kita harus lebih pintar untuk memilih berbagai jenis pemainan, yang tidak membahayakan. semoga tulisan ini dapat bermanfaat.
Telah dibuktikan melalui berbagai penelitian bahwa bermain video game memang membantu untuk meningkatkan keterampilan koordinasi mata dengan tangan. Dampaknya, anak-anak akan lebih bagus dan presisi dalam melakukan gerakan olahraga dan aktivitas fisik sehari-hari.
2. Meningkatkan keterampilan strategi
Video game mengajarkan anak untuk berpikir cerdas untuk menaklukkan lawan. Mereka akan dituntut untuk berpikir kreatif dalam perencanaan maupun strategi untuk mendapatkan hasil akhir yang diinginkan. Dan ini membuat otak anak jauh lebih tajam serta pintar menyusun strategi yang berguna untuk menyesaikan masalah dalam kehidupan nyata.
3. Mengajarkan kerja sama tim
Ada banyak game yang melibatkan banyak pemain (multi-player) yang mengharuskan para pemain bekerja sama dalam sebuah tim untuk mengalahkan tim lain. Jika ingin sukses dan menang, anak-anak dituntut untuk memahami konsep kerja sama tim. Dengan demikian, mereka nantinya akan belajar untuk bekerja sama secara terkoordinasi untuk melaksanakan sejumlah misi tertentu dan mencapai tujuan akhir.
4. Memperbaiki mood
Anak-anak biasanya akan merasa sangat bahagia ketika mereka mendapatkan jatah istirahat dari rutinitas yang berbau buku dan diperbolehkan bermain di depan komputer atau play station selama beberapa jam. Aktivitas bermain game berperan dalam merevitalisasi pikiran mereka sehingga suasana hati mereka cenderung bahagia.
5. Memperbanyak teman baru
Anak-anak biasanya akan bermain game secara bersama-sama dengan teman-temannya. Tidak hanya itu, jalinan pertemanan mereka juga bisa semakin luas ketika mereka bermain game online dan terhubung dengan pemain lain di seluruh dunia.Apalagi, saat ini ada banyak sekali turnamen game tingkat dunia yang mengharuskan mereka untuk berinteraksi dengan pemain lain. Oleh karena itu, jangan pernah membatasi anak Anda untuk menekuni hobinya serta membentuk komunitas gamer yang bemanfaat untuk memperluas pergaulannya.
6. Mengajarkan ilmu akademis
Video game juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar. Ada banyak permainan yang membantu untuk mengajarkan Matematika, Sains, Bahasa Inggris dan mata pelajaran lainnya dengan konsep menarik dan interaktif.nah inilah manfaat bermain game, dan selanjutnya saya akan membahas tentang bahayanya ber main game
Bahayanya bermain game
Banyak survey telah membuktikan bahwa anak-anak lebih tertarik belajar melalui game ketimbang aktivitas belajar pada umumnya.
Hanya, menurut penelitian yang pernah dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics—yang antara lain dilakukan di Seattle Children’s Research Institute (2011), Iowa State University (2010), dan Stanford University School of Medicine (2009), kebanyakan main game bisa mengganggu proses tumbuh kembang anak, antara lain berupa:
- Masalah sosialisasi. Berhubung lebih banyak menghabiskan waktu untuk bermain dengan mesin (bukan manusia), si praremaja bisa merasa canggung dan kurang nyaman kala datang kesempatan untuk bergaul dengan temannya.
- Mengikis empati. Seringkali anak menyukai jenis game yang melibatkan kekerasan, seperti perang-perangan, martial art, dan sebagainya. Efek samping dari memainkan jenis game ini adalah terpicunya agresivitas anak dan terkikisnya empati si kecil terhadap orang lain.
- Gangguan motorik. Tubuh yang kurang aktif bergerak akan mengurangi kesempatan anak untuk melatih kemampuan motoriknya. Risikonya, anak bisa terserang obesitas dan pertumbuhan tinggi badannya tidak maksimal.
- Gangguan kesehatan. Menatap layar video games secara konstan dalam waktu lama bisa mencetus serangan sakit kepala, nyeri leher, gangguan tidur, dan gangguan penglihatan.
Nah itulah beberapa poin manfaat dan bahayanya bermain game, dan tentunya kita harus lebih pintar untuk memilih berbagai jenis pemainan, yang tidak membahayakan. semoga tulisan ini dapat bermanfaat.

0 komentar:
Posting Komentar